Gandeng Perpustakaan Daerah, SMA Islam Athirah Bukit Baruga Mantapkan Budaya Literasi Lewat Lontara Smart Library

oleh -306 Dilihat
oleh

Makassar – Suara Pendidikan.Id

Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Athirah Bukit Baruga resmi meresmikan Perpustakaan “Lontara Smart Library” yang terletak di lantai 1 gedung sekolah, Jumat (15/8/2025).

Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Muhammad Jufri, beserta jajaran, serta Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Direktur Sekolah Islam Athirah H. Syamril, Wakil Direktur, Kepala Sekolah, para Kepala Departemen Sekolah Islam Athirah, guru, tenaga kependidikan, dan perwakilan siswa.

Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga Dr Barkry Liwang mengatakan Dalam peresmian Lontara smart library juga berlangsung penandatanganan MoU antara direktur sekolah islam afhirah dan kepala dinas perpustakaan serta MoA antara kepala sekolah sma islam athirah bukit baruga dengan kepala upt perpustakaan sulsel.

“Adapun kesepakatan dalan mou, perpustakaan Sulsel siap membina dan mengembangkan sumber daya manusia lontara smart library, menerima siswa magang di Perpustakaan daerah dan juga ada integrasi kartu siswa sebagai kartu perpustakaan sekolah sekaligus sebagai kartu perpustakaan sulsel

Sementara itu, Kepala Perpustakaan SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Hariyadi, dalam laporannya menjelaskan bahwa perpustakaan ini dirancang sebagai sumber informasi sekaligus pusat pengembangan budaya literasi warga sekolah. Mengusung nama “Lontara Smart Library, perpustakaan ini terinspirasi dari filosofi lontara yang menjadi warisan budaya Sulawesi Selatan, dipadukan dengan semangat kemerdekaan berpikir, berinovasi, dan berkreasi.

“Lontara Smart Library menjadi simbol perpaduan antara kearifan lokal dan kemajuan teknologi. Kami ingin mengajak warga sekolah memanfaatkan teknologi digital tanpa melupakan identitas budaya. Saat ini, koleksi perpustakaan kami berjumlah 1.447 buku cetak dan e-book yang dapat diakses melalui jaringan sekolah. Setiap harinya, perpustakaan dikunjungi sampai 50–70 pengunjung,” jelas Hariyadi.

Selain menyediakan koleksi fisik, perpustakaan ini juga telah bertransformasi menjadi perpustakaan digital yang memungkinkan siswa dan guru mengakses referensi secara daring, mendukung pembelajaran berbasis teknologi, dan memperluas wawasan literasi digital di era informasi.

Dalam sambutannya, Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, menyampaikan filosofi CIA sebagai pesan kunci peresmian. “C adalah Ceremony, sebagai wujud rasa syukur atas hadirnya perpustakaan ini. I adalah Ilmu, yang menjadi ruh dari keberadaan perpustakaan. A adalah Aksi, sebagai dorongan untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal demi kemajuan diri dan sekolah,” ujarnya.

Plt. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan, Prof. Jufri, mengapresiasi langkah SMA Islam Athirah Bukit Baruga dalam mengembangkan perpustakaan berbasis budaya dan teknologi.

“Perpustakaan ini bukan hanya ruang penyimpanan buku, tetapi pusat pembelajaran sepanjang hayat. Kolaborasi antara kearifan lokal seperti filosofi lontara dan pemanfaatan teknologi digital adalah langkah strategis untuk menyiapkan generasi masa depan yang berkarakter, cerdas, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” tuturnya.

Dengan diresmikannya Lontara Smart Library,SMA Islam Athirah Bukit Baruga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya literasi di kalangan siswa dan guru, serta menjadi pelopor pengelolaan perpustakaan modern berbasis nilai-nilai lokal dan teknologi informasi.(Red)

Citizen Reporter : Muhammad Syafitra (Tim Web SMA Islam Athirah Bukit Baruga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *