Makassar- Suara Pendidikan.Id
Program Pascasarjana Magister Manajemen (MM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bongaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing. Hal itu dibuktikan dengan terselenggaranya kegiatan belajar di luar kampus bertema “Evaluasi dan Pengendalian Strategi” yang digelar di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pada Sabtu (30/8).
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai pentingnya evaluasi dan pengendalian dalam implementasi strategi bisnis. Hadir sebagai narasumber utama, Muhammad Nur kusuma Jaya dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, yang berbagi wawasan tentang strategi pembangunan daerah dan relevansinya dalam dunia manajemen.
Dalam paparannya, Muhammad Nur kusuma Jaya menekankan bahwa evaluasi dan pengendalian strategi bukan sekadar teori, tetapi praktik nyata yang harus dijalankan baik di sektor swasta maupun publik. “Setiap kebijakan maupun program perlu dievaluasi secara berkala untuk memastikan tujuan yang dicapai benar-benar efektif dan efisien,” jelasnya.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa dan dosen MM STIEM Bongaya Angkatan 48. Pertanyaan-pertanyaan kritis mengalir, mulai dari tantangan implementasi strategi di era disrupsi digital hingga metode evaluasi untuk mengukur dampak sosial suatu program.
Ketua Program Pascasarjana Magister Manajemen STIEM Bongaya, Dr. Hj. Yana Fajrah, S.E., M.M, menegaskan bahwa program belajar di luar kampus merupakan bagian dari kurikulum yang bertujuan memperkuat keterampilan analitis dan manajerial mahasiswa.
“Kami percaya pembelajaran terbaik tidak hanya di dalam kelas. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa bisa mendapatkan perspektif baru serta pengalaman langsung dari praktisi dan pembuat kebijakan,” ungkapnya.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai pentingnya evaluasi dan pengendalian dalam implementasi strategi bisnis. Hadir sebagai narasumber utama, Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Nur Kusuma, yang berbagi wawasan tentang strategi pembangunan daerah dan relevansinya dalam dunia manajemen.
Dalam paparannya, Nur Kusuma menekankan bahwa evaluasi dan pengendalian strategi bukan sekadar teori, tetapi praktik nyata yang harus dijalankan baik di sektor swasta maupun publik.
“Evaluasi adalah kunci keberhasilan setiap kebijakan dan program. Tanpa evaluasi yang baik, strategi hanya akan menjadi dokumen di atas kertas. Kami berharap mahasiswa bisa membawa semangat analitis ini ke tempat kerja masing-masing, sehingga mampu memberikan solusi nyata bagi tantangan pembangunan,” ujarnya.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa dan dosen MM STIEM Bongaya Angkatan 48. Pertanyaan-pertanyaan kritis mengalir, mulai dari tantangan implementasi strategi di era disrupsi digital hingga metode evaluasi untuk mengukur dampak sosial suatu program.
Dengan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori manajemen yang dipelajari dengan realitas di lapangan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dinamika dunia kerja. Tidak hanya itu, pengalaman tersebut juga diharapkan melahirkan kontribusi nyata dalam pengembangan strategi di berbagai institusi tempat mereka berkarya.
Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di bidang ekonomi dan bisnis di Kota Makassar, STIEM Bongaya terus berkomitmen melahirkan profesional dan pemimpin masa depan yang berkompeten, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan global. (Red)
#Editor: Syarif Al Dhin#
Lewati ke konten
