Kepala sekolah SMPN 1 Pinrang Bersikap.Oknum Guru Telah dinonaktifkan.

oleh -410 Dilihat
oleh

Pinrang – Suara Pendidikan.Id

Kepala UPT SMPN 1 Pinrang Hj.Nurliah S.Pd, M.Pd. mengambil Langkah Tegas terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan seorang guru dan siswa. Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya di media sosial yang viral di masyarakat.

Pihak sekolah pada hari Senin tanggal 15 September melakukan pertemuan khusus antara Siswa- dan guru bertempat di ruang rapat SMPN 1 Pinrang,menegaskan guru yang dimaksud telah dinonaktifkan dan kasusnya kini sepenuhnya ditangani dan dilakukan penelusuran oleh Disdik kabupaten Pinrang dan unit PPA polres Pinrang, apabila terbukti maka sanksi yang bersangkutan menunggu. sanksi berat.ungkapnya.

Ia menyampaikan guru terduga pelaku telah dibebas tugaskan sejak hari ini 15 September 2025. “Yang diduga atau terduga itu sementara ini sudah dinonaktifkan,” tegasnya.

Hj Nurliah memastikan aktivitas pembelajaran di SMPN 1 Pinrang tetap berjalan seperti biasa. Ia juga menjamin perlindungan terhadap korban, termasuk keberlangsungan pendidikannya di sekolah.

“Untuk lingkungan sekolah, alhamdulillah kondisi aktivitas di sekolah kondusif Dan mudah-mudahan ke depannya tidak terjadi lagi hal yang tidak kita inginkan bersama, jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihak sekolah akan memberikan perhatian khusus kepada siswa yang diduga menjadi korban.

Menurutnya, lingkungan sekolah yang ramah anak turut membantu pemulihan kondisi psikologis korban. “Karena lingkungan kami, termasuk juga sekolah ramah anak, jadi sudah terbiasa kerukunan di antara mereka itu sudah terjalin, saling men-support untuk lebih baik lagi,” tambahnya.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihak sekolah berkomitmen memperkuat pembinaan karakter bagi peserta didik dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

Ia juga menambahkan bahwa
Pelecehan seksual tidak boleh ditoleransi, dalam bentuk apapun, dan berpesan ke seluruh siswa apabila ada yang merasa korban pelecehan silahkan melaporkan dan jangan takut berbicara harus berani kan diri kami memastikan juga kerahasiaannya Identitas korban.

Harapan Kepala sekolah dengan ada kejadian ini adalah menjadi perhatian kita semua khususnya di SMPN 1 Pinrang Hj.Nurliah dengan nada “agak tinggi dihadapan Guru ,dan siswa bahwa jika dikemudian hari terjadi hal-hal yang dapat merusak citra institusi pendidikan SMPN 1 diminta untuk tidak akan diumbar atau dipublikasikan;

Lanjutnya lagi Hj. Nurliah meminta kepada siswanya untuk sesegera mungkin bisa melapor langsung ke Guru BK/Konseling atau langsung keruangan kepsek di sekolah ungkapnya dengan tegas.

Serta guru dan orang tua, diminta aktif mengedukasi anak-anak untuk berani bicara, tidak takut, dan tidak menutupi jika ada kejadian yang merugikan dirinya atau temannya.

Melapor bukanlah aib, melainkan langkah berani untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Bersama-sama, kita bisa menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bermartabat, tegasnya( Tim/ Red)

#Laporan: Atto#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *