Suara Pendidikan -Pinrang .
Editor: Syarif Al Dhin.
UPT SMP Negeri 1 Pinrang kembali mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah acara pembukaan 1st Adventure Culture Pinrang International Folklore Festival, yang digelar dalam seremoni meriah pada Senin, 24 November 2025. Suasana sekolah berubah menjadi panggung budaya dunia ketika delegasi dari delapan negara hadir bersama tamu internasional dari Malaysia, India, Panama, Mozambik, Rusia, Madagaskar, Meksiko, dan Zimbabwe.
Sejak pagi, halaman sekolah dipenuhi warna-warni kostum tradisional dan sorak gembira seluruh siswa yang menyambut para tamu dengan tarian tradisional Bugis. Iringan musik etnik dan deretan siswa yang berdiri rapi dengan senyum hangat menciptakan atmosfer penyambutan yang begitu memukau.
Para tamu internasional tampak terpesona melihat kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan acara seni bertaraf global. Tidak sedikit dari mereka yang mengungkapkan kekaguman terhadap kedisiplinan, keramahan, dan profesionalisme panitia, terutama para siswa yang terlibat langsung sebagai penyambut.
Kepala UPT SMP Negeri 1 Pinrang, Hj. Nurliah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai salah satu lokasi kunjungan delegasi festival internasional ini.
“Ini adalah kehormatan besar bagi kami. Tidak semua sekolah mendapatkan kesempatan untuk dikunjungi oleh perwakilan dari berbagai negara. Kami ingin menunjukkan bahwa siswa-siswi Pinrang mampu tampil percaya diri di hadapan dunia,” ujarnya.
Ia melanjutkan bahwa kunjungan ini menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter melalui seni, budaya, dan kerja sama internasional.
“Saya berharap momentum ini membuka mata siswa bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat global. Pertemuan lintas budaya seperti ini akan memperkuat wawasan mereka dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri,” tambahnya.
Festival tahun ini mengusung tema “Through The Culture We Become”, sebuah pesan bahwa keberagaman budaya adalah jembatan untuk mempererat persaudaraan antarbangsa. Delegasi internasional menampilkan berbagai pertunjukan folklore seperti tarian tradisional, musik etnik, kostum budaya, hingga demonstrasi ritual warisan leluhur masing-masing negara.
Para siswa UPT SMPN 1 Pinrang pun mendapat kesempatan langka untuk berinteraksi langsung, berdialog, dan bertukar cendera mata dengan para tamu dari mancanegara. Momen-momen ini menjadi pengalaman berharga yang memperkaya wawasan global generasi muda Pinrang.
Tak hanya menjadi tontonan budaya yang memanjakan mata, festival internasional ini diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat Pinrang. Melalui kehadiran delegasi dari berbagai belahan dunia, kegiatan ini mampu:
Meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara,
Menggerakkan UMKM lokal, khususnya sektor kuliner dan kerajinan,
Mempromosikan budaya Bugis-Pinrang ke panggung internasional,
– Membuka peluang kolaborasi seni dan ekonomi kreatif,
– Membangun citra Pinrang sebagai kota ramah budaya dan berwawasan global.
Festival ini menjadi bukti bahwa kekuatan budaya dapat membuka peluang ekonomi baru. Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat lokal dan dukungan pemerintah daerah, 1st Adventure Culture Pinrang International Folklore Festival menjadi tonggak penting dalam memperkenalkan jati diri Pinrang ke dunia.
Dengan partisipasi internasional yang begitu luas, penyambutan hangat dari seluruh siswa, serta tampilnya seni tradisional Bugis yang memikat, acara ini tidak hanya mengharumkan nama Pinrang tetapi juga mempertegas bahwa kebudayaan adalah bahasa universal yang menyatukan manusia di seluruh penjuru dunia. (Red)
*Laporan: KA Biro Pinrang Mulyanto*
Lewati ke konten
