Sebanyak Lima puluh Siswa SMKN 1 Palopo Gelar Simulasi ANBK, Persiapan Matang Untuk Asesmen Nasional.Berikut Penjelasan:

oleh -551 Dilihat
oleh

Palopo ,Suara Pendidikan.Id

29 Juli 2025

Program ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) adalah program evaluasi sistem pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia. Program ini menggantikan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memetakan input, proses, dan hasil pembelajaran di satuan pendidikan.
Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai program ANBK:

Tujuan ANBK:
Mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan, bukan mengevaluasi capaian murid secara individual.

Menilai mutu satuan pendidikan berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.
Menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar dan mengajar, serta meningkatkan hasil belajar siswa.
Instrumen ANBK:

menggunakan tiga instrumen utama:

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM):

Mengukur kemampuan literasi dan numerasi murid.
Survei Karakter: Mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid.
Survei Lingkungan Belajar: Mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.

Peserta ANBK:

diikuti yang dipilih secara acak oleh pemerintah, guru, dan kepala sekolah di masing-masing satuan pendidikan,
Peserta ANBK merupakan perwakilan dari sekolah dan tidak mewakili capaian akademik .

Pelaksanaan ANBK:
Dilaksanakan secara daring (online) atau semi-daring (semi-online), bergantung pada kondisi infrastruktur di masing-masing satuan pendidikan.
Peserta mengerjakan soal-soal asesmen yang dirancang untuk mengukur kompetensi dasar mereka, baik aspek akademik maupun non-akademik.
Pelaksanaan ANBK didukung oleh program kerja yang dibuat oleh masing-masing satuan pendidikan, yang melibatkan peserta didik, guru, dan kepala sekolah.
Manfaat ANBK:

Memberikan gambaran mengenai mutu pendidikan di satuan pendidikan.
Membantu satuan pendidikan dalam melakukan evaluasi diri dan perbaikan proses pembelajaran.
Membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Sebanyak 50 siswa kelas XI SMKN 1 Palopo hari ini mengikuti simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menyeluruh sekolah dalam menghadapi pelaksanaan ANBK sesungguhnya.

Simulasi yang bertujuan untuk membiasakan siswa dengan sistem dan lingkungan ujian berbasis komputer ini dibagi menjadi dua sesi. Kepala SMKN 1 Palopo, Bapak Ridwan, S.T.,M.Si, menyatakan bahwa simulasi ini sangat penting untuk memastikan kelancaran ANBK nanti.

Kami ingin memastikan seluruh siswa siap secara teknis maupun mental saat menghadapi ANBK. Dengan simulasi ini, mereka bisa familiar dengan antarmuka soal, manajemen waktu, dan prosedur pengerjaan,” ujar Bapak Ridwan, S.T.,M.Si

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap instruksi dan mengerjakan soal-soal yang disajikan. Diharapkan melalui simulasi ini, siswa dapat mengidentifikasi kendala atau kesulitan yang mungkin dihadapi, sehingga dapat diantisipasi sebelum ANBK sebenarnya berlangsung.ungkap Bapak Kepala sekolah SMKN 1 Ridwan.ST.M.SI.(Red)

#Laporan: Kepada Sekolah SMKN 1 Palopo#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *