SMA NEGERI 2 ENREKANG MANFAATKAN LAHAN KOSONG DENGAN TANAMAN PRODUKTIF, GUNAKAN METODE POLYBAG DAN HIDROPONIK

oleh -115 Dilihat
oleh

Enrekang- Suara Pendidikan.

12 Mei 2026 – Di lingkungan pendidikan, pemanfaatan lahan kosong dengan menanam tanaman produktif dapat memberikan banyak manfaat. SMA Negeri 2 Enrekang menjadi salah satu contoh sekolah yang berhasil mengoptimalkan lahan kosong di belakang kelas untuk kegiatan ini.

Pemanfaatan lahan kosong dilakukan dengan menanam berbagai jenis sayuran seperti kacang panjang, paria, mentimun, dan lombok menggunakan media polybag. Metode ini menawarkan beberapa keuntungan utama:

– Efisiensi Ruang: Polybag memungkinkan penggunaan lahan yang minimal namun tetap menghasilkan hasil yang produktif.
– Mobilitas: Polybag mudah dipindahkan sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi sinar matahari dan cuaca yang optimal bagi pertumbuhan tanaman.
– Kontrol Media Tanam: Memungkinkan kontrol penuh atas komposisi media tanam, sehingga dapat meminimalkan risiko penyakit yang berasal dari tanah.
Selain menggunakan polybag, SMA Negeri 2 Enrekang juga mengimplementasikan sistem hidroponik untuk menanam sayuran. Sistem ini memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki metode konvensional:

– Penggunaan Air yang Efisien: Hidroponik memanfaatkan air secara jauh lebih efisien dibandingkan pertanian konvensional, hal ini sangat penting terutama di daerah dengan sumber daya air terbatas.
– Tanpa Tanah: Menghilangkan kebutuhan akan tanah sebagai media tanam, sehingga proses bertani menjadi lebih bersih dan mengurangi risiko penyakit tanah.
– Pertumbuhan Cepat: Tanaman cenderung tumbuh lebih cepat karena mendapatkan nutrisi secara langsung dan terkontrol dalam larutan air.

Kepala Sekolah Sukayono menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya bermanfaat dari segi produktivitas pangan, tetapi juga memberikan manfaat edukasi dan lingkungan yang berarti:

– Pembelajaran Praktis: Siswa mendapatkan kesempatan belajar langsung tentang pertanian, ekosistem, serta konsep keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya.
– Kesadaran Lingkungan: Meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan penggunaan sumber daya secara bijak serta berkelanjutan.
– Keterampilan Hidup: Siswa mengembangkan keterampilan berkebun dan bertani yang dapat menjadi bekal berguna bagi mereka di masa depan.

Dengan pemanfaatan lahan kosong secara produktif ini, SMA Negeri 2 Enrekang tidak hanya mengoptimalkan penggunaan ruang yang ada, tetapi juga memberikan nilai tambah yang signifikan bagi proses pendidikan dan lingkungan sekitar sekolah.( Tim/ Red)

Laporan:SMAN 2 Enrekang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *