409 Siswa SMKN 1 Palopo Dilepas untuk PKL, Siap Hadapi Dunia Kerja Enam Bulan ke Depan

oleh -348 Dilihat
oleh

PALOPO-SUARA PENDIDIKAN

Sebanyak 409 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Palopo) secara resmi dilepas untuk mengikuti Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Pelajaran 2025–2026, Senin lalu (13/10/2025). Acara pelepasan berlangsung khidmat di Aula SMKN 1 Palopo dan dihadiri oleh seluruh guru pembimbing, mitra industri, serta orang tua siswa.

Program PKL ini akan berlangsung selama enam bulan, mulai Oktober 2025 hingga Maret 2026. Dalam kurun waktu tersebut, ratusan siswa akan diterjunkan ke 98 lokasi mitra dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang menjadi tempat praktik.

Dari total lokasi PKL tersebut, 83 berada di dalam Kota Palopo, sementara 15 lokasi lainnya tersebar di luar daerah. Cakupan luas ini mencerminkan komitmen SMKN 1 Palopo untuk memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia kerja, serta memberikan pengalaman nyata yang relevan dengan kompetensi keahlian siswa.

Kepala UPT SMKN 1 Palopo, Ridwan, S.T., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan PKL sebagai jembatan antara teori dan praktik lapangan.

“Kepada seluruh siswa peserta PKL, jaga nama baik sekolah dan almamater. Tunjukkan kedisiplinan, etika kerja, serta terapkan semua ilmu yang telah kalian pelajari. Manfaatkan kesempatan enam bulan ini untuk menimba pengalaman sebanyak-banyaknya,” pesan Ridwan saat membuka acara pelepasan.

Sementara itu, perwakilan dunia industri, Nurul Afifah, HRD salah satu perusahaan mitra di Palopo, menyampaikan apresiasinya terhadap kedisiplinan dan kemampuan siswa SMKN 1 Palopo selama ini.

“Kami melihat siswa SMKN 1 Palopo memiliki semangat belajar dan tanggung jawab yang tinggi. Banyak dari mereka yang mampu beradaptasi cepat di lingkungan kerja dan bahkan menunjukkan potensi kepemimpinan,” ungkap Nurul.

Salah satu peserta PKL, siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), mengaku antusias mengikuti program ini.

“Ini kesempatan besar buat kami untuk belajar langsung di dunia kerja. Saya ingin membuktikan bahwa lulusan SMK juga bisa profesional dan siap bersaing,” ujarnya penuh semangat.

Dengan pelaksanaan PKL yang melibatkan berbagai bidang industri dan instansi, SMKN 1 Palopo berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi siswa sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Program PKL ini sekaligus menegaskan peran SMKN 1 Palopo sebagai lembaga pendidikan vokasi yang terus berinovasi, menjaga relevansi kurikulum, dan membangun kolaborasi berkelanjutan dengan dunia industri demi mencetak SDM unggul dan siap kerja untuk masa depan.

Selain menjadi ajang pembelajaran di dunia kerja sesungguhnya, program PKL juga diharapkan menjadi sarana pengembangan kompetensi teknis (hard skills) dan non-teknis (soft skills) siswa. Dengan begitu, para lulusan SMKN 1 Palopo diharapkan semakin siap kerja, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tengah persaingan industri yang semakin dinamis.

SMKN 1 Palopo sendiri dikenal sebagai salah satu sekolah kejuruan unggulan di Kota Palopo yang aktif membangun kerja sama strategis dengan berbagai perusahaan, instansi, dan lembaga profesional. Program PKL ini menjadi bagian penting dari komitmen sekolah untuk mencetak generasi muda yang produktif, terampil, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. (Red)

Editor: Syarif Al Dhin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *