Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Gelar Ekspose Perencanaan dan Pengawasan Revitalisasi SMA/SMK

oleh -447 Dilihat
oleh

Palopo – Suara Pendidikan.Id

Senin 25 Agustus 2025

Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah XI Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Ekspose Perencanaan dan Pengawasan Program Pembangunan Revitalisasi SMA, SMK Negeri maupun Swasta di Kabupaten Luwu, Senin (25/8/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk menyampaikan arah kebijakan, rancangan pembangunan, serta mekanisme pengawasan revitalisasi satuan pendidikan tingkat SMA dan SMK di wilayah kerja Cabdisdik XI, yang meliputi Kabupaten Luwu, dan Kota Palopo.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI, Ridwan Syam.S.Sos,. MM dalam penegasannya bahwa revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga pembenahan manajemen sekolah, penguatan mutu pembelajaran, hingga pemenuhan sarana-prasarana yang layak bagi siswa maupun guru.

“Revitalisasi ini adalah langkah konkret untuk memastikan sekolah kita, baik negeri maupun swasta, mampu melahirkan lulusan yang siap bersaing di era global. Karenanya, perencanaan harus matang, pengawasan harus ketat, dan hasilnya harus bisa dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat,” ujar Ridwan Syam.

Ia menambahkan, program revitalisasi akan menyasar berbagai aspek, mulai dari rehabilitasi gedung sekolah yang rusak, pembangunan ruang praktik siswa, penyediaan fasilitas laboratorium dan perpustakaan, hingga peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan.

Selain itu, pengawasan yang terstruktur dan transparan juga menjadi perhatian serius. Cabdisdik XI berkomitmen menggandeng  APH,pihak sekolah, komite, serta masyarakat untuk ikut serta memantau jalannya pembangunan agar tepat sasaran. ujarnya.

Dalam kegiatan ini, juga akan dipaparkan sejumlah capaian program revitalisasi sekolah di tahun sebelumnya, serta rencana prioritas pembangunan pada tahun 2025/2026. Beberapa sekolah sasaran revitalisasi telah ditetapkan berdasarkan hasil survei kebutuhan, dengan menekankan pemerataan fasilitas pendidikan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Kegiatan ekspose yang berlangsung di Luwu ini turut dihadiri para kepala SMA dan SMK negeri maupun swasta, perwakilan komite sekolah, serta unsur pemerintah daerah. Suasana akan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang menampung aspirasi langsung dari sekolah-sekolah terkait kebutuhan dan tantangan di lapangan.

Ridwan Syam berharap melalui forum ini, terjalin komunikasi yang lebih kuat antara Cabdisdik, Wil XI,sekolah, dan masyarakat.

“Kita ingin pendidikan di Luwu Raya tidak hanya maju dari segi kuantitas, tapi juga kualitas. Dengan sinergi dan transparansi, insyaallah revitalisasi sekolah akan melahirkan generasi yang lebih cerdas, unggul, dan berkarakter,” pungkasnya.

Lebih lanjut,dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya aspek administrasi dan transparansi dalam mendukung suksesnya program revitalisasi SMA dan SMK.di Palopo dan Luwu.

“Revitalisasi bukan hanya soal bangunan berdiri megah, tetapi juga bagaimana semua prosesnya tercatat dengan baik, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Setiap anggaran yang digelontorkan untuk sekolah harus tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan, dan tidak boleh ada yang disalahgunakan,” tegas Adam.

Ia menjelaskan, pihak Cabdisdik XI.Ridwan Syam, telah menyiapkan sistem pengawasan berlapis untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan akan dikawal dengan ketat.dan melibatkan APH ujarnya.

Urainya Lagi Ridwan Syam, menambahkan bahwa Cabdis XI siap memberikan pendampingan administrasi kepada sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta yang menerima DAK Revitalisasi, agar tidak mengalami kesulitan dalam proses pengajuan maupun pertanggung jawaban anggaran dengan sebaik- baiknya.ungkapnya.

“Kami ingin kepala sekolah dan bendahara sekolah merasa terbantu. Jangan sampai mereka hanya fokus mengurus administrasi dan melupakan tugas utama, yaitu meningkatkan mutu pembelajaran. Cabdis XI hadir  Ridwan Syah untuk mendampingi ,” ujarnya.

Menurut Cabdisk Wil XI Ridwan Syah, keterlibatan masyarakat, khususnya komite sekolah, juga sangat penting dalam fungsi kontrol sosial. Ia berharap adanya partisipasi aktif dari semua pihak agar revitalisasi sekolah benar-benar memberi manfaat nyata bagi siswa dan guru.  Juga revitalisasi ini  merupakan program Nasional Presiden Prabowo Subianto untuk dikawal secara transfer dan obyektif.(Red)

#Editor: Syarif Al Dhin#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *