Pangkep – Suara Pendidikan
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-356, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi meluncurkan logo peringatan dengan tema besar “Sulsel Maju dan Berkarakter”. Logo ini bukan sekadar simbol angka, melainkan representasi perjalanan panjang dan visi besar Sulsel ke depan, Jum’at (3/10/2025).
Dengan desain yang dinamis, logo HUT Sulsel menggambarkan angka 356 dalam perpaduan warna biru, hijau, dan oranye yang melambangkan semangat kemajuan, kekuatan karakter, serta optimisme menghadapi masa depan. “Logo ini menjadi ikon dari identitas Sulawesi Selatan yang terus bergerak maju dengan tetap menjaga jati diri dan karakter kuat masyarakatnya,” demikian penjelasan dalam peluncuran resmi.
Tema “Sulsel Maju dan Berkarakter” diharapkan menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam membangun daerah dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan integritas.
Peringatan HUT Sulsel tahun ini juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan sejarah panjang provinsi yang dikenal dengan kekayaan budaya, kuliner, hingga kiprah besar tokoh-tokohnya dalam sejarah bangsa.
Dengan logo baru ini, pemerintah dan masyarakat Sulsel ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kerja keras adalah kunci untuk mewujudkan visi besar menuju Sulsel yang lebih maju, modern, dan tetap berkarakter.ungkap Drs.Jumain.M.Pd
Sejumlah masyarakat Sulawesi Selatan menyambut hangat peluncuran logo dan tema HUT ke-356 ini. Bagi mereka, “Sulsel Maju dan Berkarakter” bukan hanya slogan, tetapi doa bersama agar Sulsel benar-benar menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh warganya.
“Semoga momentum HUT ini menjadi awal bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Kami berharap pembangunan tidak hanya berfokus di kota besar, tapi juga menyentuh daerah pedesaan,” ujar salah seorang pedagang di Makassar.
Sementara itu, beberapa tokoh pemuda Makassar, menekankan pentingnya generasi muda mengambil peran dalam mewujudkan Sulsel yang berkarakter. “Pemuda harus ikut menjaga warisan budaya, tapi juga berani menghadirkan inovasi. Dengan begitu, Sulsel bisa lebih maju tanpa kehilangan jati diri,” ungkapnya.
Para tokoh masyarakat adat juga menyampaikan harapannya agar Sulsel tetap menjaga harmoni dan kearifan lokal. “Karakter masyarakat Bugis-Makassar yang menjunjung tinggi siri’ na pacce harus tetap menjadi dasar pembangunan daerah,” kata Haji Baso, tokoh adat dari Kabupaten Bone.
Sementara para akademisi dari beberapa Universitas di Makassar menambahkan bahwa tema HUT tahun ini sejalan dengan kebutuhan Sulsel menghadapi tantangan global. “Kemajuan harus ditopang oleh karakter. Tanpa karakter, kemajuan hanya akan menjadi kosong. Karena itu, kita perlu memperkuat pendidikan, budaya, dan moralitas.”
Diakhir perbincangannya Drs.Jumain,.M.Pd Dengan berbagai harapan yang lahir dari masyarakat dan para tokoh, HUT Sulsel ke-356 menjadi momentum refleksi sekaligus semangat baru. Provinsi ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur. (SAD/Red)
#Editor: Syarif Al Dhin#
Lewati ke konten
