Kegiatan Revitalisasi SMAN 2 Pangkep UtamakanTranparansi Dan Akuntabel Keuangan.

oleh -375 Dilihat
oleh

Pangkep,Suara Pendidikaan

Proyek kegiatan revitalisasi Kemendikdasmen Republik Indonesia tahun ini tengah berlangsung secara nasional.
Hal ini juga dilaksanakan di jajaran SMA, SMK dan SLB di Kabupaten Pangkep.
Khusus di SMAN 2 Pangkep yang beralamat di Kecamatan Segeri kegiatan revitalisasi juga kini tengah berlangsung.

Plt Kepala SMAN 2 Pangkep Sitti Rahmah, S.Pd, M.Pd saat ditemui Ruang kerjanya didampingi oleh Kacabdis Wilayah IX Pangkep Drs.Jumain.M.Pd ,dan Bendahara Muhammad Rifai.Senin, 6 Oktober 2025 mengatakan bahwa, kegiatan revitalisasi di mulai sejak 8 Agustus 2025 dan alhamdulillah hingga hari ini berjalan lancar dan berharap semoga bisa selesai tepat waktu.
Sitti Rahmah lebih lanjut mengungkapkan bahwa, sekolah yang di pimpinnya dari sejak lama selalu menjadi langganan banjir setiap musim hujan, ujarnya yang di benarkan Staf SMAN 2 Pangkep Muhammad Rifai.
“Jika curah hujan tinggi datang sekolah ini di kepung banjir hingga ketinggian 50 centimeter sehingga merusak semua peralatan sekolah, “tutur Muhammad Rifai.

Sementara Kacabdis Wilayah IX Drs.Jumain Menjelaskan bahwa.
Tujuan Utama Program Revitalisasi ini meningkatkan Akses dan Mutu pendidikan, memastikan setiap anak Indonesia pada khususnya di Kabupaten Pangkep mendapatkan pendidikan di lingkungan belajar yang layak dan memadai, Juga dengan adanya program ini dari pemerintah pusat meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan dengan melibatkan masyarakat lokal dalam pekerjaan revitalisasi dan membuka lapangan kerja.ungkapnya saat melakukan kunjungan ke SMAN 2 hari Senin 6/10/2025.

Sementara.Sitti Rahmah bahwa,
SMAN 2 Pangkep, mekanisme Pelaksanan skema Swakelola:Dana Bantuan disalurkan langsung ke rekening untuk kemudian dikelola secara mandiri oleh sekolah secara profesional dan Akuntabel.
Partisipasi Masyarakat:
Sekolah,Komite,tokoh masyarakat dan wali murid dilibatkan dalam pembentukan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) ungkap.

Lanjut Rahmah pendampingan Teknis sekolah dibantu oleh Teknis dari pemerintah Cabang Dinas wilayah IX, Pemerintah daerah,Kajati , Kepolisian dan Tim Ahli dari perguruan tinggi dalam proses perencanaan dan pengawasan pembangunan sekolah bertanggung jawab penuh untuk penggunaan dana dan pelaporan secara transparan dan akuntabel.jelasnya.

Masih kata Rahmah mendapat kegiatan fisik dengan meninggikan lantai bangunan hingga 70 centimeter secara otomatis maka bangunan tersebut mengalami rehabilitasi berat sebab dari lantai hingga atap harus dibenahi.

Sementara bangunan yang mendapat bantuan tersebut sebanyak sembilan ruang kelas belajar, satu unit laboratorium dan lima bangunan baru toilet dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar lebih.

Kini bangunan tersebut, progresnya sudah mencapai 48 persen, seraya mengatakan kegiatan tersebut dimulai pada bulan Agustus 2025 dengan pencairan dana awal 70 persen.
Diketahui bahwa, sekolah yang memiliki lahan sekira dua hektar dengan ruang kelas sebanyak 25 ruangan dan jika kegiatan ini lancar maka di harapkan nantinya tetap mendapat bantuan guna penyelesaian, tandasnya.
Soal pengawasan, agar tetap berjalan maksimal, semua unsur terkait agar mendukung kegiatan ini dengan positif.
Terkait proses belajar mengajar siswa, Rahmah mengatakan tetap lancar dan maksimal.
Anak-anak kami tetap belajar dengan lancar dengan menggunakan ruang mushola serta di bawah pohon rindang di areal sekolah.(yun/ Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *