Belopa- Suara Pendidikan
Kepala Sekolah SDN 433 Bajoe, Hj. Rohani, S.Pd., M.M., mengungkapkan sejumlah kendala fasilitas yang tengah dihadapi sekolahnya selama ini. Ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (1/10/2025), ia menyampaikan harapan besar kepada pemerintah untuk segera memberikan bantuan guna mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
Sekolah yang terletak di Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu ini, memiliki sekitar 200 siswa dengan jumlah rombongan belajar (rombel) sebanyak 11. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah merasa perlu melakukan penataan ulang, khususnya penambahan ruang kelas baru (RKB) agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.
“Kami sangat membutuhkan tambahan ruang kelas agar tidak terjadi penumpukan siswa dalam satu ruangan. Ini penting untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif,” ujar Hj. Rohani.
Selain ruang kelas, fasilitas lain seperti toilet juga menjadi perhatian serius. Saat ini, SDN 433 Bajoe hanya memiliki dua unit toilet masing-masing untuk guru dan siswa namun keduanya tidak dapat digunakan secara optimal akibat saluran pipa yang tersumbat.
“Penyumbatan ini terjadi karena material seperti pasir masuk ke saluran saat proses pembangunan dulu. Kami berharap ada rehabilitasi atau penggantian pipa secepatnya agar toilet bisa kembali difungsikan,” jelasnya.
Kerusakan juga terlihat pada beberapa bagian gedung, termasuk plafon kantor, serta ubin (tehel) di tiga ruang kelas. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan siswa saat belajar. Sementara itu, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) belum memiliki plafon dan ubin, serta masih kekurangan fasilitas kesehatan dasar bagi siswa.
Pagar Sekolah dan Sarana Penunjang Lainnya Juga Dibutuhkan
Tak hanya itu, pagar sekolah pun perlu dibangun ulang. Menurut Hj. Rohani, keberadaan pagar yang layak sangat penting untuk menjamin keamanan lingkungan sekolah dan mencegah pihak luar masuk sembarangan ke dalam area sekolah.
Dengan banyaknya fasilitas yang belum memadai, Hj. Rohani berharap ada dukungan nyata dari pemerintah, khususnya dalam hal: Penyelesaian pemasangan plafon dan ubin di ruang kelas, kantor, laboratorium, dan ruang UKS, Penambahan ruang kelas baru untuk menampung jumlah rombel yang ada. Rehabilitasi toilet agar layak digunakan. Pembangunan pagar sekolah untuk menjamin keamanan lingkungan belajar.
“Besar harapan kami agar bantuan segera direalisasikan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik,” pungkas Hj. Rohani.( Redaksi)
#Laporan:Nasrullah Belopa#
Lewati ke konten
