Belopa- Suara. Pendidikan.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kepala Sekolah SDN 23 Labucae, Desa Belopa, Kabupaten Luwu, Ibu Yulianti Uklas, S.Pd., mengungkapkan berbagai kekurangan dan kondisi memprihatinkan yang dialami sekolahnya.
Menurutnya, sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan seperti lantai yang bolong-bolong dan berdebu, sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Dari pantauan media, terlihat bahwa memang banyak fasilitas sekolah yang membutuhkan perbaikan, termasuk beberapa ruang kelas yang sudah waktunya direhab.
Yang paling mendesak, lanjut Yulianti, adalah kondisi pagar sekolah. Sebagian pagar sudah roboh, sehingga membuka akses bagi orang luar untuk masuk dengan mudah ke lingkungan sekolah, bahkan pada malam hari.
“Kalau malam, ada oknum masyarakat di sekitar sini yang masuk ke area sekolah, bahkan melakukan transaksi barang terlarang. Mereka memanjat tembok yang sudah rusak. Kalau ini terus dibiarkan, sekolah bukan lagi tempat belajar mengajar, tapi malah menjadi lokasi transaksi ilegal,” ujar Yulianti dengan nada kesal.
Ia berharap pemerintah segera memberikan bantuan, terutama dalam membangun kembali pagar sekolah. “Kami sangat berharap pagar sekolah bisa diperbaiki, bahkan ditinggikan. Kami juga minta agar di bagian atas pagar dipasang kawat berduri, supaya tidak ada lagi oknum yang bisa memanjat dan masuk seenaknya,” tegasnya.
Yulianti menambahkan bahwa keamanan dan kenyamanan sangat penting bagi guru dan siswa dalam menjalankan proses belajar mengajar. “Kalau situasi seperti ini terus dibiarkan, kami khawatir semangat belajar siswa juga akan menurun.”(Red)
Laporan: Nasrullah.
Lewati ke konten
