Sengkang,- Suara Pendidikan.
22 Mei 2026 .
Digitalisasi pembelajaran terus digencarkan di UPT SMA Negeri 1 Wajo, dengan Komunitas Belajar (Kombel) Smart Smansa sebagai motor penggerak percepatan pemanfaatan teknologi di ruang kelas. Komunitas ini yang menetapkan hari Jumat sebagai hari belajar bersama bagi guru, terdiri dari 53 guru mata pelajaran yang telah menggelar aksi nyata untuk mempercepat digitalisasi pembelajaran di sekolah.
Hadir sebagai pemateri pada kegiatan ini adalah Guru Informatika UPT SMAN 1 Wajo, Ibu Yusmi Fatika Darman, S.Pd., M.Pd., Gr, yang membawakan materi Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran. Kegiatan yang berlangsung di ruang dewan guru ini berfokus pada pelatihan penggunaan media Papan Interaktif Digital (PID) serta pemanfaatan berbagai platform pembelajaran digital.
Ketua Kombel Smart Smansa, Hj. Jumriani, S.Pd., M.Si., mengatakan bahwa akselerasi digitalisasi sangat penting agar guru tidak tertinggal di era pembelajaran abad 21.
“Melalui Kombel Smart Smansa ini, kami berbagi praktik baik. Dari yang awalnya hanya pakai PPT, sekarang teman-teman sudah bisa buat kuis interaktif di Quizizz, video pembelajaran dengan Canva, dan kelas virtual di Google Classroom. Tujuannya satu, pembelajaran lebih menarik dan bermakna bagi siswa,” ujar Ibu Sarinah, S.Pd., Gr, yang bertindak sebagai moderator pada kegiatan ini.
Para peserta tampak antusias mempraktikkan langsung penggunaan papan interaktif digital sebagai media pembelajaran berbasis Kecerdasan Buatan (AI) dan gamifikasi. Hasil karya guru dari pelatihan ini nantinya akan diimplementasikan di kelas masing-masing serta dibagikan kepada seluruh guru di sekolah.
Kepala Sekolah UPT SMAN 1 Wajo, Hj. Andi Fatmawati, S.Pd., M.Si, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Kombel Smart Smansa. Menurutnya, komunitas belajar menjadi wadah efektif untuk peningkatan kompetensi guru secara mandiri dan berkelanjutan sesuai dengan program sekolah.
“Kami berharap Kombel Smart Smansa bisa menjadi contoh. Ketika guru mau belajar bersama, maka dampaknya langsung terasa ke kualitas pembelajaran siswa,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi, Kombel Smart Smansa menetapkan target agar 100% guru di UPT SMAN 1 Wajo mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran pada akhir semester ini.(Red)
Humas: Hardianti.S.SMAN 1 Wajo.
Lewati ke konten
