Mengintip Suasana Hackathon Guru Merah Putih di Gedung Guru Disdik Sulsel: Dini Hari, Semangat Peserta Tak Pernah Padam

oleh -535 Dilihat
oleh

Makassar- SuaraPendidikan.Id

Gedung Guru HM Jusuf Kalla Disdik Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea – Makassar, jadi tempat pelaksanaan Hackathon Guru Merah Putih.

Digelar selama 2 hari (Sabtu – Minggu, 9-10/8/2025) yang menghadirkan sekitar, 60 guru SMA dan SMK se-Sulsel. Berikut adalah gambaran suasana kegiatan nya.

Waktu telah menunjukkan pukul 2 pagi di hari Ahad, namun suasana di Gedung Guru H.M. Jusuf kalla ruang pelaksanaan Hackathon Guru Merah Putih tetap dipenuhi energi dan semangat yang membara.

Para peserta yang terdiri dari guru SMA dan SMK se-Sulawesi Selatan ini masih tekun mengerjakan tugas masing-masing dalam maraton inovasi pendidikan 1Ă—24 jam yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Meski mata mulai terasa berat dan tenaga terkuras, tekad para peserta untuk menyelesaikan proyek mereka tidak surut. Tim programmer terlihat fokus di depan layar laptop, menulis baris demi baris kode untuk membangun aplikasi Setoran Hafalan Juz 30 dan Aplikasi Pencegahan dan Pelaporan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKS).

Di sudut lain, tim konten merampungkan naskah dan materi edukasi, sementara tim desain grafis sibuk menciptakan tampilan antarmuka yang menarik dan mudah digunakan.

Koordinasi antar tim berjalan intens. Programmer berdiskusi dengan desainer grafis untuk memastikan fungsi dan tampilan aplikasi selaras, sementara tim konten berkolaborasi dengan keduanya agar pesan dan informasi dalam aplikasi tersampaikan dengan jelas.

Riuh diskusi dan ketukan keyboard berpadu menjadi irama khas malam itu, menandakan kerja kolaboratif yang solid.

Plt. Kepala Bidang PTK Disdik Sulsel, Dr Anshar Syukur, yang memantau langsung prosesnya, mengapresiasi dedikasi peserta.

“Melihat guru-guru kita bekerja sepenuh hati hingga tengah malam sungguh membanggakan. Ini bukan hanya soal membuat aplikasi, tapi juga menunjukkan komitmen mereka untuk membawa perubahan positif bagi pendidikan,” ujar Plt Kabid GTK yang alumni Doktoral ini.

Hackathon Guru Merah Putih ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, terkait program hafalan Juz 30 dan implementasi TPPKS.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bersejarah yang memperlihatkan bahwa guru mampu menjadi inovator teknologi sekaligus penggerak perubahan di satuan pendidikan. (Haris – Pokja Humas Disdik Sulsel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *