Wajo,Suara Pendidikan.Id
18 September 2025 – Suasana penuh khidmat menyelimuti Masjid Nurul Ilmi SMAN 2 Wajo saat peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ digelar pada Kamis (18/9). Kegiatan religius ini diprakarsai oleh Rohis Siamasei bekerja sama dengan OSIS Maccolli Loloe SMAN 2 Wajo.
Rangkaian peringatan diawali dengan kegiatan Pra-Maulid yang berlangsung sejak Senin hingga Rabu, 15–17 September 2025. Dalam Pra-Maulid tersebut, para siswa antusias mengikuti berbagai lomba keagamaan seperti adzan, MTQ, kultum, pembacaan sirah maulid, dan hafalan Juz 30. Seluruh kegiatan berlangsung lancar, sarat makna, dan menjadi media pembinaan karakter Islami di kalangan pelajar.
Peringatan Maulid ini turut dihadiri berbagai tokoh, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Camat Majauleng, Kapolsek Majauleng, Kepala KUA Majauleng, penyuluh agama Kecamatan Majauleng, tokoh masyarakat, pengurus komite, serta para guru, pegawai, dan siswa siswi SMAN 2 Wajo.
Plt Kepala SMAN 2 Wajo, A. Mustan, S.Pd., M.A.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya sekadar agenda tahunan, tetapi juga momentum mempertebal cinta kepada Rasulullah .
“Melalui peringatan ini, mari kita meneladani akhlak beliau, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat belajar, bekerja, dan beramal demi kebaikan diri, keluarga, dan bangsa,” ujarnya.
Beliau juga berpesan agar seluruh siswa menjadikan Nabi Muhammad ﷺ sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat.
Pesan serupa juga datang dari Kapolsek Majauleng, yang mengingatkan bahaya narkoba serta pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sekali-kali mencoba narkoba. Jadilah pelopor disiplin berlalu lintas, dan sebagai alumni SMAN 2 saya berharap adik-adik menjaga nama baik sekolah serta berprestasi membanggakan almamater,” pesannya.
Sementara itu, Camat Majauleng menekankan pentingnya keseimbangan kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ) sebagai kunci kesuksesan dunia dan akhirat.
Puncak acara diisi dengan Hikmah Maulid yang disampaikan Kepala KUA Kecamatan Majauleng, K.H. M. Idris Fatma, S.Ag. Ia menekankan nilai kejujuran, penghormatan kepada guru, serta kesungguhan dalam menuntut ilmu.
“Ilmu tidak akan pernah habis, sementara harta bisa lenyap kapan saja. Maka muliakanlah guru agar ilmu menjadi berkah,” ungkapnya penuh makna.
Acara berlangsung meriah namun tetap khidmat, meninggalkan kesan mendalam sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.(Dr.Tammulis)
Humas SMAN 2 Wajo (Tammulis)
Lewati ke konten
