SMKN 6 Luwu Kolaborasi Dengan Satuan TNI Koramil Suli-01,Latih Siswa Paskibraka. HUT RI Ke- 80 Tahun.

oleh -1738 Dilihat
oleh

Luwu-SuaraPendidikan.Id

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 80 Tahun berbagai jenis acara dilaksanakan seperti di SMKN 6 Luwu.

Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Pemasangan Bendera Merah Putih juga menjadi simbol semangat nasionalisme, persatuan, dan bentuk syukur masyarakat Indonesia atas nikmat kemerdekaan yang diraih pada 17 Agustus 1945 silam.

“Momentum Hari Kemerdekaan ini hendaknya tidak hanya dirayakan secara seremonial, namun lebih jauh menjadi refleksi bagi kita semua untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat pembangunan, kerja nyata, dan cinta terhadap tanah air,” ujar Kepala Sekolah SMKN 6 Luwu  Usman.S.Pd.M.Pd ,dalam keterangannya,Selasa, 5 Agustus 2025.

Menurut Usman , kedatangan Anggota TNI dari Koramil Kecamatan Suli Luwu dalam rangka melatih Siswa -siswinya pengibaran bendera sang saka merah putih pada pelaksanaan HUT RI ke 80,bukan sekadar rutinitas tahunan, namun mencerminkan rasa hormat kepada sejarah dan para pejuang kemerdekaan. “Bendera Merah Putih bukan hanya simbol negara, tetapi juga lambang perjuangan, keberanian, dan harga diri bangsa.

Dengan dilakukannya latihan baris berbaris dan pengibaran bendera pada HUT RI Ke-80 Tahun, kita menunjukkan bahwa semangat perjuangan itu terus hidup dalam diri kita,” jelasnya.

Sementara Personil dari Koramil Kecamatan Suli Luwu pada saat gladi di lapangan upacara SMKN 6 Luwu Selasa siang memberikan arahan sebagai berikut:

Jiwa patriotisme adalah semangat cinta tanah air yang tertanam dalam diri seseorang, mendorongnya untuk rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Ini adalah sikap berani, pantang menyerah, dan siap membela tanah air dari berbagai ancaman.
Pengertian Patriotisme:
Cinta Tanah Air:
Patriotisme adalah rasa cinta yang mendalam terhadap tanah air, yang meliputi wilayah, budaya, sejarah, dan masyarakatnya.
Rela Berkorban:
Seorang patriot bersedia mengorbankan waktu, tenaga, harta, bahkan nyawa demi kejayaan dan keselamatan bangsanya.
Pantang Menyerah:
Semangat patriotisme tercermin dalam sikap pantang menyerah dalam menghadapi tantangan dan rintangan demi kemajuan negara.
Contoh Sikap Patriotisme:

Di Lingkungan Keluarga:
Mengibarkan bendera Merah Putih saat hari kemerdekaan, mempelajari sejarah bangsa, dan menjaga nama baik keluarga.
Di Lingkungan Sekolah:

Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sekolah, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dan menghormati guru.

Di Lingkungan Masyarakat:

Membantu sesama, menjaga keamanan lingkungan, dan menggunakan produk dalam negeri.
Dalam Kehidupan Sehari-hari:
Mempelajari dan melestarikan budaya daerah, menjaga kelestarian lingkungan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
Pentingnya Patriotisme:

Memperkuat Persatuan dan Kesatuan:

Patriotisme dapat mempererat tali persaudaraan antar warga negara, meskipun memiliki latar belakang yang berbeda.

Menjaga Keutuhan Bangsa:

Semangat patriotisme mendorong warga negara untuk menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan negara.
Membangun Bangsa yang Maju:

Dengan semangat patriotisme, warga negara akan terdorong untuk berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan bangsa.
Perbedaan Patriotisme dan Nasionalisme:

Meskipun seringkali digunakan secara bergantian, patriotisme dan nasionalisme memiliki perbedaan halus. Nasionalisme adalah ideologi yang menekankan kesetiaan pada bangsa, sementara patriotisme adalah manifestasi dari ideologi tersebut dalam bentuk tindakan dan sikap. Dengan kata lain, nasionalisme adalah rasa cinta dan kebanggaan terhadap bangsa, sedangkan patriotisme adalah perwujudan cinta dan kebanggaan itu dalam tindakan nyata.juga Anak- anakku ini adalah generasi penerus bangsa kedepannya, Ungkapnya.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *